Terima PMN Rp5 Triliun pada 2021, PLN Siapkan untuk Ini

Suparjo Ramalan
PLN. (Foto: Ist)

Dalam rentang waktu antara 2015-2020, nilai PMN yang telah diperoleh PLN mencapai 64,05 persen. Hal ini untuk membangun jaringan transmisi dan gardu induk, pembangkit baik EBT dan non-EBT. 

"Dari nilai PMN tersebut dari rentan waktu 2015 sampai 2020 alokasi total untuk sektor konstruksi seperti pembangunan transmisi dan gardu induk serta pembangkit baik energi baru terbarukan dan non-EBT adalah 64,05 persen. Sementar sektor distribusi lisdes mencapai 35,95 persen," ujar dia. 

Perinciannya, yaitu PMN 2015 sebesar Rp5 triliun terserap 100 persen pada proyek pembangkit transmisi dan gardu induk. Kedua, PMN 2016 sebesar Rp23,56 triliun terserap 100 persen pada proyek pembangkit, transmisi, gardu induk dan distribusi listrik pedesaan. 

Ketiga, PMN 2019 sebesar Rp6,5 triliun terserap 87,3 persen pada proyek transmisi, gardu induk, dan distribusi listrik pedesaan. Terakhir, PMN 2020 sebesar Rp5 triliun dengan realisasi hingga Oktober 2020 60 persen pada proyek pembangkit transmisi dan distribusi listrik desa. 

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Nasional
1 hari lalu

Listrik di Jakarta Mati Serentak Kemarin, Kementerian ESDM Turun Tangan Investigasi

Megapolitan
2 hari lalu

PLN Ungkap Penyebab Listrik Mati Serentak di Jakarta Hari Ini

Bisnis
3 hari lalu

Pemprov DKI Jakarta Apresiasi PLN, Infrastruktur EV di Ibu Kota Makin Lengkap

Nasional
9 hari lalu

Cara Dapat Diskon Tambah Daya Listrik 50% dari PLN, Cukup Online!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal