Terima PMN Rp5 Triliun pada 2021, PLN Siapkan untuk Ini

Suparjo Ramalan
PLN. (Foto: Ist)

JAKARTA, iNews.id - PT PLN (Persero) memperoleh Penyertaan Modal Negara (PMN) Tahun Anggaran 2021 sebesar Rp5 triliun. Anggaran itu akan digunakan sebagai capital expenditure (capex) sejumlah proyek perusahaan. 

Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini mengatakan, capex tersebut untuk proyek-proyek sektor transmisi dan distribusi, termasuk di dalamnya pelaksanaan program listrik desa, pembangkit energi baru terbarukan (EBT) serta menunjang program listrik desa (lisdes). 

"Dapat kami sampaikan bahwa PMN Tahun Anggaran 2021 dipergunakan untuk pembiayaan belanja modal untuk proyek-proyek di sektor transmisi dan distribusi, termasuk di dalamnya pelaksanaan program listrik desa, pembangkit EBT atau energi terbaru dan terbarukan, dan menunjang program listrik desa," kata Zulkifli dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Rabu (18/11/2020). 

Dia memerinci, sebanyak Rp2 triliun untuk transmisi dan gardu induk. Rp3 triliun untuk distribusi termasuk pembangkit energi baru terbarukan dan penunjang listrik desa. 

Dalam rentang waktu antara 2015-2020, nilai PMN yang telah diperoleh PLN mencapai 64,05 persen. Hal ini untuk membangun jaringan transmisi dan gardu induk, pembangkit baik EBT dan non-EBT. 

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
7 hari lalu

PLN Dorong Pemprov DKI Adopsi Bus Hidrogen untuk Armada Transjakarta 

8 hari lalu

Kerugian Negara akibat Korupsi Pengadaan Batu Bara PLN Tembus Rp38,8 Miliar

8 hari lalu

Polri Tetapkan 3 Tersangka Korupsi Pembiayaan Batu Bara PLN, Ini Modusnya

16 hari lalu

Penjualan Listrik PLN Indonesia Power Tembus 82,17 TWh, Operasikan 3 Pembangkit Baru

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal