Terkontraksi, Pertumbuhan Ekonomi Diprediksi Minus 4 Persen pada Kuartal II 2020

Antara
Pertumbuhan ekonomi kuartal II 2020 akan terkontraksi cukup dalam. (Foto: Shutterstock)

JAKARTA, iNews.id - Staf Khusus Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Reza Yamora Siregar memprediksi ekonomi Indonesia akan terkontraksi cukup dalam pada kuartal II 2020. Pertumbuhan ekonomi ditaksir minus 3-4 persen.

“Kuartal II memang ekspektasinya negatif. Kalau saya lihat di pasar ekspektasi market segala macam itu minus 3 persen sampai sampai 4 persen,” katanya dalam diskusi daring di Jakarta, Rabu (10/6/2020).

Reza mengatakan, asumsi tersebut dibuat berdasarkan adanya penerapan kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang menyebabkan aktivitas perekonomian melemah sejak Maret hingga April 2020.

Dia menyebutkan penurunan aktivitas perekonomian terjadi hampir di semua sektor kecuali telekomunikasi dan kesehatan seperti perdagangan, pertanian Hingg transportasi.

“Kalau kita lihat Maret ke April turun drastis lalu dari April ke Mei indikator kami menunjukkan angkanya tidak memburuk tapi juga belum ada rebound yang signifikan,” ujarnya.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pemerintah Kucurkan Stimulus Ekonomi Rp26,34 Triliun di Semester II 2026, Ini Daftarnya

57 tahun lalu

Ekonomi RI Kuartal II 2026 Diproyeksi Menguat, Purbaya: Kita Sudah Lewati Masa Ujian Itu

57 tahun lalu

Prabowo Minta Aset Negara Dikelola Lebih Optimal, Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi

57 tahun lalu

JK Siap Bangun Pembangkit Listrik 2.000 MW, Kejar Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal