The Fed Tahan Suku Bunga, tapi Masih Bisa Naik Lagi

Dinar Fitra Maghiszha
Bank sentral AS atau Federal Reserve (The Fed) mempertahankan suku bunga acuan di level 5,00 persen-5,25 persen. (Foto: Reuters)

WASHINGTON, iNews.id - Bank sentral Amerika Serikat (AS) atau Federal Reserve (The Fed) mempertahankan suku bunga acuan di level 5,00 persen-5,25 persen. Kendati menahan bunga di level stabil, The Fed menegaskan kembali komitmennya untuk memerangi inflasi yang membandel ke depan. 

Dewan The Fed mengisyaratkan kenaikan suku bunga jika diperlukan untuk membawa inflasi sesuai target. 

"Komite sepenuhnya sepakat untuk menurunkan inflasi menjadi 2 persen, dan kami akan melakukan apa pun untuk menurunkannya," ujar Gubernur The Fed, Jerome Powell dikutip dari Associated Press, Kamis (15/6/2023).

Sebagaimana diketahui, jeda suku bunga ini terjadi setelah adanya lonjakan dalam 10 kali pertemuan terakhir bank sentral. Kebijakan ini datang sehari setelah Departemen Tenaga Kerja melaporkan adanya pemulihan stabilitas harga.

Inflasi periode Mei 2023 naik 4 persen secara tahunan year-on-year (yoy), yang notabene terkecil sejak Maret 2021. Sebagian besar penurunan inflasi bulan lalu diakibatkan oleh penurunan harga bahan bakar.

Sementara itu, inflasi inti, yang tidak termasuk harga energi dan makanan masih berada di level 5,3 persen, lebih dari dua setengah kali target The Fed 2 persen.

Hal ini yang masih menjadi kekhawatiran bahwa inflasi dapat kembali memanas. Sejumlah pejabat The Fed sebelumnya membaca bank sentral perlu mengerek setengah poin lebih tinggi menjadi 5,6 persen hingga akhir tahun untuk memastikan inflasi bisa terkendali.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Kembali Melemah ke Rp17.794 per Dolar AS, Ini Pendorongnya

57 tahun lalu

Breaking News: BI Kembali Naikkan Suku Bunga Jadi 5,75 Persen

57 tahun lalu

Mendagri Pantau Dampak Kenaikan Harga Pertamax terhadap Inflasi

57 tahun lalu

Purbaya soal Kenaikan Harga Pertamax jadi Rp16.250: Dampak ke Inflasi Relatif Minim

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal