The Fed Tahan Suku Bunga, tapi Masih Bisa Naik Lagi

Dinar Fitra Maghiszha
Bank sentral AS atau Federal Reserve (The Fed) mempertahankan suku bunga acuan di level 5,00 persen-5,25 persen. (Foto: Reuters)

Inflasi periode Mei 2023 naik 4 persen secara tahunan year-on-year (yoy), yang notabene terkecil sejak Maret 2021. Sebagian besar penurunan inflasi bulan lalu diakibatkan oleh penurunan harga bahan bakar.

Sementara itu, inflasi inti, yang tidak termasuk harga energi dan makanan masih berada di level 5,3 persen, lebih dari dua setengah kali target The Fed 2 persen.

Hal ini yang masih menjadi kekhawatiran bahwa inflasi dapat kembali memanas. Sejumlah pejabat The Fed sebelumnya membaca bank sentral perlu mengerek setengah poin lebih tinggi menjadi 5,6 persen hingga akhir tahun untuk memastikan inflasi bisa terkendali.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
47 menit lalu

Kerja Pemerintah Pascabencana Berbuah Hasil: Inflasi di Aceh, Sumut dan Sumbar Berbalik Deflasi

Bisnis
1 hari lalu

Ekonom Ungkap Inflasi Januari 2026 Bukan Dipicu Lonjakan Harga, Ini Penjelasannya

Nasional
2 hari lalu

RI Deflasi 0,15 Persen di Januari 2026 gegara Makanan-Minuman dan Tembakau

Nasional
6 hari lalu

Pemerintah Siapkan Diskon Transportasi hingga Bansos Beras untuk Jaga Inflasi Jelang Lebaran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal