Tingkatkan Peluang Kerja Sama Strategis, Menko Airlangga Bertemu dengan Menkeu Singapura

Michelle Natalia
Pada pertemuan Menko Airlangga dengan Menkeu Singapura dilakukan sejumlah pembahasan mengenai situasi pandemi Covid-19 hingga kerja sama kedua negara. (Foto: Biro KLIP Kemenko Perekonomian)

Menteri Lawrence Wong mengamini hal tersebut dan juga mengharapkan pelabuhan baru tersebut dapat dilengkapi fasilitas dan teknologi modern. Seusai pertemuan dengan Menko Perekonomian hari ini, Menkeu Singapura tersebut akan melaksanakan kunjungan kerja ke Kendal.

Selebihnya, kedua Menteri bertukar pandangan mengenai tantangan dari kondisi geopolitik terkini yang terdampak perang Rusia dan Ukraina. Menko Airlangga mengatakan, sebagai salah satu anggota dari Champion Group of the Global Crisis Response Group (GCRG), Presiden Joko Widodo dipercaya oleh Sekjen PBB untuk mendorong konsensus global, serta melakukan advokasi solusi untuk mengatasi krisis pangan, energi dan keuangan global bersama dengan lima pemimpin dunia lainnya, yaitu Presiden Senegal, Kanselir Jerman,
Perdana Menteri Barbados, Perdana Menteri Denmark, dan Perdana Menteri Bangladesh.

Kerja sama dalam bidang energi baru terbarukan, Presidensi G20 Indonesia, serta rencana kunjungan Menko Perekonomian ke Singapura untuk menghadiri Asia Tech Singapore (ATxSG) juga menjadi pembahasan dalam pertemuan tersebut.

Pada kesempatan yang sama, Menko Airlangga mengucapkan selamat kepada Menteri Lawrence yang telah terpilih sebagai Ketua People's Action Party's (PAP) Fourth-Generation (4G) Team, sehingga akan diangkat menjadi Perdana Menteri Singapura berikutnya menggantikan Perdana Menteri Lee Hsien Loong, apabila Partai PAP memenangkan Pemilu Singapura berikutnya pada 2025. PM Lee sebagai Perdana Menteri ketiga Singapura telah menjabat sejak 2004.

Turut hadir dalam pertemuan ini mendampingi Menko Airlangga yaitu Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi Internasional Edi Prio Pambudi. Sementara, Menteri Keuangan Singapura didampingi oleh Duta Besar Singapura untuk Indonesia, Anil Kumar Nayar.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
19 jam lalu

Airlangga Sebut Risiko Resesi RI Lebih Rendah dari AS: di Bawah 5%

Nasional
20 jam lalu

Airlangga Buka Suara soal Risiko Resesi RI, Masih Aman?

Nasional
5 hari lalu

Rupiah Melemah Tembus Rp17.300 per Dolar AS, Airlangga: Itu Tugas BI Menjaga

Nasional
4 hari lalu

Selain Australia, Filipina dan India Minati Pupuk Urea asal Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal