Tiru China dan Korsel, Wamendag Dorong Indonesia Ekspor Game Online

Rina Anggraeni
Wakil Menteri Perdagangan, Jerry Sambuaga. (Foto: Humas Kemendag)

"Mungkin kita download-nya gratis. Tetapi begitu dimainkan, biasanya ada beberapa fitur yang kita inginkan harus bayar. Jumlahnya mungkin murah hanya Rp10.000, tetapi kalau yang main misalkan ada 10 juta orang atau lebih, itu jadi potensi yang luar biasa. Itulah sebuah definisi bagaimana ekspor bisa dikembangkan dalam suatu produk digital," katanya.

Di sisi lain, ekspor produk digital seperti game online lebih efisien dan praktis ketimbang ekspor produk konvensional seperti migas dan nonmigas yang membutuhkan logistik dan distribusi. Hanya melalui gadget bisa terjadi transaksi perdagangan.

"Saya pikir ini ke depannya bisa dilakukan oleh generasi muda yang secara kemampuan dan kapabilitas mampu meng-create ini. Memang ini memiliki banyak tantangan, tidak hanya soal promosi tetapi juga regulasi yang melibatkan lintas sektor karena berhubungan dengan aspek digital, kreatif, dan saya pikir Kementerian Perdagangan menjadi eksekutor karena dalam leading sektor perdagangan," tuturnya. 

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Nasional
3 hari lalu

Tarif Ekspor Tongkol dan Tuna ke Jepang Resmi 0 Persen, Simak Syarat Pengajuannya

Nasional
3 hari lalu

Baja Nirkarat RI Bebas Bea Masuk Anti-Dumping Turki, Peluang Ekspor Terbuka Lebar

Nasional
6 hari lalu

Kejati Jakarta Tetapkan 4 Tersangka Baru Kasus Korupsi Pembiayaan Ekspor LPEI

Nasional
12 hari lalu

Cadangan Devisa RI Naik Jadi 156,5 Miliar Dolar AS per Desember 2025, Ini Penyebabnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal