Transformasi Pertanian, Perhepi Soroti 70 Persen Petani Lulusan SD

Muhammad Aulia
Ilustrasi. (Foto: Kementan)

JAKARTA, iNews.id - Kesejahteraan petani nasional masih memerlukan perhatian serius dari pemerintah. Hal tersebut tak terlepas dari lemahnya perkembangan sumber daya di sektor pertanian nasional.

Atas dasar tersebut, Ketua Umum Perhimpunan Ekonomi Pertanian Indonesia (Perhepi) Hermanto Siregar mengatakan pentingnya transformasi pertanian. Untuk itu, dia menjabarkan apa saja yang diperlukan agar transformasi tersebut dapat terlaksana.

"Infrastruktur pertanian dan sistem logistik pangan harus dikembangkan secara memadai, perlu dukungan penerapan teknologi, dan ketersediaan SDM yang berkualitas," ucap Hermanto dalam Seminar Nasional Ekonomi Pertanian di ITS Tower, Jakarta, Selasa (18/2/2020).

Namun demikian, Hermanto menyatakan, ada berbagai tantangan yang harus dihadapi dalam mentransformasi sektor pertanian nasional. Hal pertama yang menjadi sorotan adalah usia para petani nasional saat ini yang sudah lanjut.

"Di tahun 2020, petani kita hanya tamat SD (Sekolah Dasar) sekitar 70 persen," ucap Hermanto.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Brutal! Kelompok Bersenjata Serbu Ladang di Nigeria, Tembak Mati 17 Petani

57 tahun lalu

BRI Salurkan KUR Rp65,95 Triliun, Jangkau 558.000 Petani dan 23.000 Nelayan

57 tahun lalu

Kapolri Sampaikan Aspirasi Petani ke Prabowo: Mereka Harap Dapat Bantuan Lebih Banyak Lagi

57 tahun lalu

Prabowo Ungkap Alasan Kebut Proyek Hilirisasi: Sudah Terlalu Lama Petani, Nelayan, Buruh Tidak Sejahtera 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal