Pembentukan holding penerbangan ini ditargetkan rampung tahun ini. Saat ini, Kementerian BUMN sedang melakukan koordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait.
Nantinya, selain AP I, AP II, dan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, holding ini juga akan berisikan perusahaan penerbangan pemerintah lainnya, seperti PT Pelita Air Service. "Ada Pelita masuk (holdihg). Tapi, karena Pelita milik Pertamina, jadi fokus secara generik untuk Pelita sebagai chapter flight dan kargo. Jadi kargo in line dengan Garuda, Pelita, AP I, dan AP II," ujar Gatot.
Sebagai informasi, penunjukkan Penas sebagai induk holding tercantum dalam surat Menteri BUMN Rini Soemarno kepada Menteri Keuangan Sri Mulyani tentang Rancangan Peraturan Pemerintah dan Kajian Pembentukan Holding BUMN Sarana dan Prasarana Perhubungan Udara Surat tertanggal 25 Maret 2019.