Sedangkan penurunan ekspor terendah terjadi pada perhiasan/permata sebesar 116,4 juta dolar AS, timah 78,8 juta dolar AS, kapal laut 25,2 juta dolar AS, bahan kimia anorganik 19,5 juta dolar AS, dan nikael 2,3 juta dolar AS.
Ekspor secara kumulatif periode Januari-Juli 2019 mengalami penurunan 8,02 persen menjadi 95,79 miliar dolar AS dari 104,14 miliar dolar AS. Ekspor migas secara kumulatif turun 27,86 persen sedangkan ekspor nonmigas naik 9,79 persen
"Ini perlu menjadi perhatian. Selain karena tantangan eksternal perang dagang dan penurunan harga komoditas, di dalam negeri kita punya tantangan bagaimana lakukan hilirisasi supaya bisa memberikan nilai tambah dan ciptakan lapangan kerja," tutur dia.