Usai Lebaran, Menko Darmin Kejar OSS hingga Jaga Defisit Perdagangan

Isna Rifka Sri Rahayu
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution. (Foto: iNews.id/Ade Miranti)

"Supaya dia kemudian mengembangkan indsutri hulunya di sini. Kalau sudah di sini impornya tidak lagi besar karena dari hulunya kan ada juga petrokemikal meski investasinya baru mulai di Cilacap dan sebagainya," tuturnya.

Selain farmasi, ada juga kelompok industri besi dan baja yang turut diberikan insentif berupa tax holiday. Hal ini guna mengajak investor masuk supaya tidak membuat impor melonjak tajam.

"Ini yang sedang kita siapkan agar kita bisa perbaikan neraca perdagangan kita tahun depan tentu saja," ujarnya.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
6 hari lalu

Luhut Yakin Ekonomi RI Tumbuh 8 Persen di Masa Prabowo: Bukan Hal Sulit

9 hari lalu

Menkeu Suahasil Pede Ekonomi RI Tumbuh di Atas 5,5% di Semester II 2026, Ini Pendorongnya

13 hari lalu

Kejar Pertumbuhan Ekonomi 8%, Pemerintah Dorong Investasi China Masuk RI

14 hari lalu

Wamendagri Dorong Pemda Cari Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru, Bukan Andalkan TKD

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal