Wamen ESDM Klaim TKDN Sektor Migas Capai 64 Persen

Isna Rifka Sri Rahayu
Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar. (Foto: iNews.id/Isna Rifka)

Sebab, lanjutnya, jika terus mengandalkan produk impor ketika nilai tukar rupiah terus melemah seperti saat ini maka dikhawatirkan dapat menggerus cadangan devisa. Apalagi tren pelemahan ini masih belum dapat diprediksi kapan akan berakhir dengan adanya normalisasi kebijakan AS.

Meski demikian, pemeritah tetap mengutamakan pipa dalam negeri yang memenuhi standar keamanan. Pasalnya, dalam sektor migas sangat rentan terjadi kesalahan.

"Ini juga nanti ada multiplier effect. Ini benar-benar yang diproduksi dalam negeri. Nah, ini tugas saya melihat bagaimana caranya untuk yang bisa diproduksi dalam negeri bisa digunakan," ucapnya.

Sementara itu, Dirjen Perdagangan Luar Negeri Oke Nurwan mengatakan, selama ini implementasi dari TKDN belum optimal. Dengan demikian, pemerintan perlu berupaya lebih keras untuk mendorong penggunaan TKDN.

"Ya harus  diperkuat TKDN-nya terutama di sektor migas karena ada berbagai ketentuan, nanti di migas lah, sehingga implementasi dari TKDN ini kurang optimal. Kita harus bergerak bagaimana mengoptimalkan TKDN," tuturnya di kesempatan yang sama.

Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo mengatakan optimalisasi TKDN bisa mengurangi impor hingga 20 miliar dolar Amerika Serikat (AS). "Betul. Ini kita bisa menghemat 20 miliar dolar AS dari TKDN itu. Bisa sampai segitu. Itu perkiraan bisa menurunkan impor, jadi neraca perdagangan kita bisa positif," ujar dia.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
10 hari lalu

Tok! Harga Minyak Mentah Indonesia Turun

17 hari lalu

ESDM Perketat Pengawasan DMO, PLN Diminta Percepat Kontrak Pasokan Batu Bara

22 hari lalu

Kortas Tipikor Polri bakal Periksa Kementerian ESDM terkait Korupsi Pengadaan Batu Bara PLTU

29 hari lalu

Hore! Pemerintah Tak Naikkan Tarif Listrik Juli-September 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal