Wamendag Sebut Perjanjian Perdagangan Jadi Kunci untuk Diversifikasi Ekspor

Ferdi Rantung
Wakil Menteri Perdagangan, Jerry Sambuaga. (Foto: Kemendag)

Insentif lain sebagai kontribusi perjanjian perdagangan bagi ekonomi Indonesia adalah meningkatnya investasi di berbagai sektor. Dia menilai, meluasnya pasar dan makin mudahnya produk-produk alternatif untuk dipasarkan meningkatkan minat investor dalam berbagai skala, baik di investasi dalam negeri maupun luar negeri. 

"Dengan demikian, pertumbuhan ekonomi meningkat seiring dengan penyerapan tenaga kerja dan meningkatnya kesejahteraan masyarakat," katanya.

Untuk itu, Kemendag berniat menyelesaikan target-target perjanjian perdagangan secepat mungkin. Tahun ini ditargetkan 12 perjanjian perjanjian perjanjian perdagangan baru termasuk IEU-CEPA yang saat ini sedang memasuki perundingan putaran ke-10. 

Wamendag menyebut kerja sama dan dukungan stake holder sangat dibutuhkan. Dia ingin perjanjian perdagangan bukan hanya memenuhi target dari segi kuantitas tetapi juga kualitas.

“Perjanjian perdagangan harus memenuhi kebutuhan pelaku usaha dan masyarakat secara umum. Karena itu kami berharap semua stakeholder berkontribusi dengan memberikan masukan dan ikut memberikan support atas isu-isu krusial misalnya dalam isu kelapa sawit," katanya.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
2 hari lalu

Harga Referensi CPO November 2026 Turun, Berikut Rinciannya

6 hari lalu

Cabai Rawit di Halmahera Utara Tembus Rp150.000 per Kg, Kemendag Kirim Pasokan 7 Ton

10 hari lalu

Ekspor Indonesia Naik 4,74 Persen, Mendag Beberkan 3 Program Prioritas

21 hari lalu

Pameran Dagang Internasional TEI ke-41 Dorong Ekspor dan Tingkatkan Daya Saing Produk

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal