Wamenkeu Thomas soal PPN Jadi 12 Persen Tahun Depan: Berilah Pak Prabowo Jadi Presiden Dulu 

Anggie Ariesta
Wamenkeu II Thomas Djiwandono menyebut, Presiden terpilih Prabowo Subianto sebaiknya menjabat dan mendirikan kabinet sebelum memutuskan PPN jadi 12 persen. (Foto: Tangkapan Layar YouTube Kemenkeu RI)

SERANG, iNews.id - Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) II Thomas Djiwandono angkat suara soal kepastian tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang akan naik jadi 12 persen pada tahun depan. Menurutnya, Presiden terpilih Prabowo Subianto sebaiknya menjabat terlebih dahulu dan kemudian mendirikan kabinet sebelum membahas PPN 12 persen.

"Oke, sekali lagi PPN berilah Pak Prabowo menjadi presiden dulu ya, ini kan hal-hal kaitannya dengan keputusan dari seorang Presiden Prabowo dan kabinetnya," ucap pria yang akrab disapa Tommy ini dalam diskusi media di Anyer, Serang, Banten, Rabu (25/9/2024).

Tommy menambahkan, Prabowo sudah mengetahui bahwa tarif PPN memang naik sesuai dengan aturan dalam Undang-Undang (UU) No.7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (HPP).

"Yang penting buat Bapak Presiden terpilih ini sudah terinform mengenai hal tersebut, dan pastilah nanti akan ada penjelasan lebih lanjut kalau sudah ada Kabinet yang terbentuk," kata dia.

Sebelumnya, Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan, Febrio Nathan Kacaribu mengatakan, kepastian kenaikan tarif PPN menjadi 12 persen tergantung keputusan Presiden terpilih Prabowo Subianto.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
3 jam lalu

KSPSI Sebut Pemerintah bakal Umumkan Aturan Baru Outsourcing, Ini Bocorannya

Nasional
7 jam lalu

Prabowo Ungkap Alasan Kebut Proyek Hilirisasi: Sudah Terlalu Lama Petani, Nelayan, Buruh Tidak Sejahtera 

Nasional
7 jam lalu

Prabowo Dijadwalkan Hadiri Peringatan May Day 2026 di Monas

Nasional
8 jam lalu

Presiden Prabowo Targetkan Revitalisasi 288.000 Sekolah Tuntas di 2028

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal