71 Nelayan Terjebak di Laut Sukabumi usai Jembatan Putus Dihantam Ombak

Budi Setiawan
Jembatan putus menyebabkan puluhan nelayan terjebak di dermaga bekas tambang pasir besi Desa Buni Asih, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi. (Foto: iNews/Budi Setiawan)

SUKABUMI, iNews.id - Sebanyak 71 nelayan di Sukabumi, Jawa Barat terjebak di ujung dermaga bekas tambang pasir besi yang rusak setelah jembatan penghubung putus dihantam gelombang tinggi. Proses evakuasi para korban terkendala gelombang tinggi yang masih melanda perairan Tegalbuleud.

Selain itu ada tiga orang hilang yang sedang memancing di dermaga bekas tambang pasir besi Desa Buni Asih, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi. Mereka hilang digulung ombak besar yang juga membuat jembatan putus.

Puluhan nelayan ini terjebak di ujung dermaga dan tidak bisa kembali ke darat. Proses pencarian tiga korban hilang dan evakuasi nelayan yang terjebak terkendala gelombang besar di perairan selatan Tegalbuleud.

Untuk mengevakuasi nelayan yang terjebak, tim SAR gabungan telah bersiaga di lokasi kejadian menunggu gelombang laut kembali normal. Selain itu menyiapkan sejumlah perahu untuk mengevakuasi para korban.

Nurjanah seorang warga mengatakan suami dan anaknya terjebak saat sedang memancing di dermaga tersebut.

"Kami berharap agar tim SAR segera mengevakuasi para korban karena bekal makanan yang dibawa sudah menipis," ujarnya, Kamis (17/10/2024).

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
1 hari lalu

Ade Armando Kritik Sayembara Ijazah Gibran: Upaya Hajar Keluarga Jokowi demi 2029

1 hari lalu

Pakar Sebut Gibran Telah Buktikan Pendidikan Setara SMA: Diakui di Indonesia

1 hari lalu

Nomor WA Sayembara Ijazah Gibran Diduga Diambil Alih, Roy Suryo Bongkar Penyebabnya

6 hari lalu

Pria Tanpa Identitas Tewas Tersambar Kereta Api di Bekasi, Terpental 10 Meter

27 hari lalu

Roy Suryo Tantang Rektor UGM Pegang Ijazah Bareng Jokowi saat Sidang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal