Ade Armando Kritik Sayembara Ijazah Gibran: Upaya Hajar Keluarga Jokowi demi 2029
JAKARTA, iNews.id - Akademisi Ade Armando mengkritik sayembara menunjukkan ijazah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, yang digagas pakar hukum tata negara Denny Indrayana. Ade mencium, langkah ini sebagai upaya serius untuk menjatuhkan atau mendelegitimasi keluarga Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi).
Menurut Ade, serangan yang ditujukan kepada Jokowi, Gibran, hingga Kaesang Pangarep merupakan strategi politik jangka panjang. Dia meyakini ini merupakan rentetan serangan yang bertarget kontestasi politik tahun 2029 mendatang.
"Dalam pandangan saya, apa yang terjadi saat ini adalah upaya secara serius untuk mendelegitimasi keluarga Pak Jokowi. Jokowinya, Gibrannya, Kaesangnya. Itu harus dihajar terus. Tujuan akhirnya adalah 2029," kata Ade dalam program Rakyat Bersuara bertajuk 'Dari Ijazah Jokowi ke Sayembara Gibran, Ada Apa?' di iNews, Senin (24/8/2026).
Ade melihat kembalinya Jokowi ke panggung politik secara aktif menjadi ancaman bagi pihak-pihak tertentu. Menurutnya, posisi Jokowi saat ini sangat krusial, terutama keterlibatannya dalam membesarkan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan perannya dalam mengawal pemerintahan ke depan.
"Sekarang Pak Jokowi sungguh-sungguh kembali berpolitik. Dia akan menjadi salah satu tokoh yang mungkin sekali akan menjadi orang penting di PSI misalnya," ujarnya.