SAROLANGUN, iNews.id – Insiden pengeroyokan menimpa sejumlah prajurit TNI Batalyon TP 896/Serumpun Seko saat menggelar patroli keamanan bersama pihak perusahaan di area Inti 1 PT Sari Aditya Loka (SAL), Desa Bukit Suban, Kecamatan Air Hitam, Kabupaten Sarolangun, Jambi.
Peristiwa tersebut terjadi ketika petugas keamanan perusahaan bersama anggota TNI mempergoki sekelompok Suku Anak Dalam yang tengah melakukan pencurian buah kelapa sawit milik perusahaan. Saat petugas menegur dan merekam tindakan pencurian tersebut, massa tidak terima hingga memicu adu mulut.
Situasi dengan cepat memanas ketika massa yang diperkirakan berjumlah hingga 56 orang menyerang anggota TNI dan tim patroli. Kelompok tersebut menyerang menggunakan senjata tajam hingga senjata api rakitan, yang mengakibatkan bentrokan di lokasi kejadian.
Keributan tersebut akhirnya berhasil diredam setelah digelar pertemuan mediasi antara pimpinan Batalyon TNI, pemerintah daerah, kepolisian Sarolangun, dan para Temenggung (ketua adat Suku Anak Dalam).
Dari hasil identifikasi awal, kepolisian telah mengantongi 18 nama terduga pelaku yang terlibat dalam tindakan pencurian maupun aksi penganiayaan terhadap prajurit TNI. Pihak kepolisian pun melayangkan ultimatum tegas agar para pelaku segera menyerahkan diri.