Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Surat KPK ke Panglima TNI Ungkap Dugaan Keterlibatan Dua Anggota Aktif Dalam Kasus BNPB
Advertisement . Scroll to see content

Kasus Korupsi Dana Bencana BNPB, TNI Siap Tindak Lanjuti Informasi KPK

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:35:00 WIB
Kasus Korupsi Dana Bencana BNPB, TNI Siap Tindak Lanjuti Informasi KPK
Kapuspen TNI Mayjen Muhammad Nas mengatakan siap menindaklanjuti informasi KPK terkait kasus dugaan korupsi dana bencana BNPB yang menyeret lima tersangka. (Foto: TNI)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Tentara Nasional Indonesia (TNI) menyatakan siap menindaklanjuti informasi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus dugaan korupsi dana siap pakai (DSP) kebencanaan di Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Pernyataan ini disampaikan setelah KPK bersurat kepada Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto terkait penanganan perkara tersebut.

Kapuspen TNI Mayjen Muhammad Nas mengatakan, TNI akan berkoordinasi dengan KPK dan menghormati proses hukum yang sedang berjalan.

“Akan berkoordinasi dengan KPK serta menindaklanjuti setiap informasi yang disampaikan sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku,” kata Nas saat dikonfirmasi, Kamis (22/10/2026).

Dalam perkara ini, KPK telah menetapkan lima orang sebagai tersangka. Salah satunya Bima Setiawan, adik Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto yang bekerja sebagai tenaga ahli di BNPB.

Empat tersangka lainnya yakni Kasubdit Pengelolaan Bantuan dan Kedaruratan BNPB sekaligus pejabat pembuat komitmen (PPK) Gabriel Purwaka Sigit, tenaga ahli BNPB Richard Erlangga, serta dua pihak swasta, Gery Prasetiawan dan Syifa Nrika Ghifarian.

KPK mengusut dugaan konflik kepentingan dalam pengadaan barang dan jasa senilai Rp148 miliar. Penyidik juga menangani dugaan pemberian suap kepada sejumlah pejabat yang berkaitan dengan pengadaan tersebut.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut