Bantah Disebut Tampar Murid, Guru di Subang: Kami Hanya Mendidik Anak Ini Sering Melanggar

iNews
Perselisihan antara guru dan orang tua murid di SMP Negeri 2 Subang, Jawa Barat bermula siswa tertangkap memanjat pagar sekolah. (Foto: iNews).

"Saya tidak membenarkan anak saya melanggar aturan, tapi bukan berarti boleh ditampar sampai tiga kali di depan teman-temannya," ujar sang ibu.

Di sisi lain, pihak guru membantah telah melakukan kekerasan berlebihan. Guru tersebut mengaku hanya memberikan teguran fisik ringan karena siswa tersebut kerap melakukan pelanggaran sejak kelas 7, termasuk merokok dan melompati pagar sekolah.

"Kami hanya ingin mendidik, bukan menyakiti. Tapi memang anak ini sudah sering melanggar aturan," ucap guru.

Wakil kepala sekolah mengatakan bahwa tindakan kekerasan dalam bentuk apapun tidak dibenarkan di lingkungan sekolah. Namun, dia juga mengakui bahwa insiden ini merupakan puncak dari akumulasi pelanggaran yang dilakukan siswa tersebut.

"Kami tidak membenarkan kekerasan, tapi ini mungkin bentuk pendisiplinan yang paling keras yang pernah terjadi di sekolah kami," ucapnya.

Setelah perdebatan yang cukup panjang, kedua belah pihak akhirnya sepakat untuk berdamai. Proses mediasi difasilitasi langsung oleh kepala sekolah, dan berakhir dengan saling memaafkan antara guru dan orang tua murid.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
Jabar
3 bulan lalu

Viral Guru Diduga Tampar Siswa SMP di Subang, Orang Tua Ngamuk Tak Terima! 

Nasional
18 jam lalu

Viral Konten Guru dan Siswi SD Sukabumi Diduga Child Grooming, Ini Reaksi Keras KPAI

Nasional
6 hari lalu

PGRI Miris Honorer Hanya untuk Guru: Kenapa Kalau Polisi, TNI, Jaksa, DPR Tidak Ada?

Megapolitan
9 hari lalu

Kasus Guru Dilaporkan gegara Nasihati Murid di Tangsel Dihentikan, Tak Penuhi Unsur Pidana

Megapolitan
10 hari lalu

Mediasi Buntu, Guru SD di Pamulang yang Nasihati Murid Tetap Dipolisikan meski Sudah Minta Maaf

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal