Pihak otoritas bandara bersama Kementerian Perhubungan dan InJourney turut menyiagakan moda transportasi gratis berupa armada bus dan kereta api untuk mengantar para penumpang menuju bandara alternatif.
Seluruh biaya akomodasi pengalihan tersebut ditanggung penuh oleh otoritas tanpa membebani pihak maskapai. Sementara itu, petugas bandara terus melakukan pembersihan landasan pacu (runway), taxiway, dan apron agar operasional dapat segera dibuka kembali saat kondisi ruang udara telah aman.