BANDA ACEH, iNews.id – Banjir bandang kembali menerjang Kabupaten Bener Meriah, Aceh, setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut, Kamis (8/1/2026). Material gelondongan kayu besar tampak terbawa arus Sungai Wihgile.
Di Kabupaten Pidie Jaya, kepanikan pecah saat sejumlah sungai meluap serentak. Di Desa Alueme, Kecamatan Bandar Dua, warga terjebak di tengah kepungan air. Proses evakuasi berlangsung mencekam; petugas dan relawan terpaksa menggunakan tali sling baja agar warga bisa menyeberangi luapan sungai yang sangat deras.
Merespons situasi yang kian kritis, Gubernur Aceh secara resmi menetapkan perpanjangan ketiga status Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Aceh Tahun 2026.
"Maka saya sebagai Gubernur Aceh dengan ini menetapkan perpanjangan ketiga status tanggap darurat bencana Hidrometeorologi Aceh selama 14 hari ke depan, terhitung sejak tanggal 9 sampai dengan 22 Januari 2026," kata Gubernur Aceh dalam pernyataannya, Jumat (9/1/2026).
Kondisi tak kalah memprihatinkan terjadi di Aceh Timur. Sebanyak lima kecamatan kembali terendam banjir susulan. Padahal, masyarakat setempat saat ini tengah berada dalam masa pemulihan pascabencana besar yang terjadi pada akhir November 2025 lalu.