Beberapa hari kemudian, tepatnya Sabtu (12/9/2026), jasad seorang pria ditemukan di Pulau Enggano, Bengkulu. Setelah melalui proses identifikasi dan pemeriksaan DNA, jasad tersebut dipastikan merupakan Surakhman, salah satu awak kapal dalam rombongan yang hilang.
Berikut identitas delapan orang dalam rombongan kapal tersebut: