"Pohon Randu Alas ini adalah ikon dan penanda penting bagi Desa Tuksongo. Karena itu, nantinya pohon akan disisakan sekitar 8 meter dari permukaan tanah. Harapannya, sisa batang tersebut tetap menjadi monumen bersejarah bagi desa ini," kata Mulyono.
Selama proses pemotongan cabang dan batang menggunakan crane, akses jalan utama di sekitar lokasi sempat ditutup sementara. Penutupan dilakukan demi keselamatan pengguna jalan karena dahan berukuran besar berpotensi jatuh.
Kini, warga Desa Tuksongo harus merelakan pohon Randu Alas ikon Desa Tuksongo Magelang ditebang setelah ratusan tahun menaungi wilayah tersebut. Langkah ini diambil demi keselamatan bersama di jalur wisata utama Kabupaten Magelang.