Filipina Tetapkan Status Darurat Energi Akibat Perang Timur Tengah

iNews TV
Filipina darurat energi imbas perang timur tengah (Foto: iNews TV)

Strategi Filipina Hadapi Krisis Energi

Presiden Marcos menginstruksikan pembentukan komite khusus yang bertugas mengawasi implementasi Kerangka Paket Terpadu untuk Mata Pencaharian, Industri, Makanan, dan Transportasi (UPLIFT). Komite ini akan memantau distribusi bahan bakar, pangan, obat-obatan, transportasi publik, dan layanan kesehatan.

Pemerintah menegaskan akan menindak tegas praktik penimbunan, profiteering, dan manipulasi pasokan energi di pasar. “Langkah ini untuk melindungi masyarakat dan memastikan energi tetap tersedia bagi kebutuhan utama,” kata pejabat terkait.

Departemen Energi (DOE) diperintahkan melakukan manajemen pasokan jangka pendek, termasuk optimalisasi bahan bakar dan penegakan efisiensi. Untuk jangka panjang, EO 110 memacu percepatan transisi energi terbarukan serta promosi kendaraan listrik di transportasi publik guna mengurangi ketergantungan pada minyak bumi.

DOE bersama Philippine National Oil Company (PNOC) dan PNOC Exploration Corporation memiliki kewenangan khusus untuk pengadaan bahan bakar. Dalam kondisi darurat, Filipina dapat membayar uang muka melebihi 15% nilai kontrak dengan persetujuan Menteri Energi.

Status darurat energi berlaku efektif selama satu tahun sejak dipublikasikan, dengan kemungkinan diperpanjang atau dicabut lebih awal oleh Presiden. Pendanaan berasal dari alokasi anggaran kementerian terkait dan sumber lain yang diidentifikasi Departemen Anggaran dan Manajemen.

Filipina bergerak cepat untuk mencegah krisis energi yang bisa mengganggu kehidupan masyarakat dan perekonomian, sekaligus menyiapkan strategi jangka panjang menuju energi yang lebih berkelanjutan.

Editor : Reynaldi Hermawan
Artikel Terkait
Internasional
2 jam lalu

Breaking News: Filipina Tetapkan Status Darurat Energi Dampak Konflik Timur Tengah

Internasional
6 hari lalu

WHO Wanti-Wanti Bencana Nuklir di Tengah Perang AS–Israel Vs Iran

Niaga
7 hari lalu

Konflik Timur Tengah Berkepanjangan, ADNOC Khawatir Harga Pelumas Kendaraan Naik

Nasional
7 hari lalu

Pengamat Intelijen Bongkar 3 Skenario AS Lawan Iran, Singgung Opsi Paling Realistis

Internasional
7 hari lalu

Dampak Perang Timur Tengah, Sri Lanka Liburkan Kantor dan Sekolah Setiap Rabu demi Hemat BBM

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal