Buntut Perang Timur Tengah, Filipina Terapkan Kerja 4 Hari Seminggu demi Hemat Energi

Anton Suhartono
Ilustrasi pekerja di Filipina hanya bekerja selama 4 hari dalam seminggu imbas perang AS-Israel serang Iran. (foto: ist)

MANILA, iNews.id - Filipina menerapkan waktu kerja 4 hari seminggu mulai Senin (9/3/2026), buntut perang Amerika Serikat (AS)-Israel vs Iran. Langkah tersebut diambil sebagai upaya untuk menghemat energi serta mengatasi dampak krisis di Timur Tengah.

Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr memerintahkan penerapan sementara sistem kerja 4 hari seminggu di kantor-kantor pemerintah yang telah ditentukan.

Namun sistem kerja 4 hari seminggu tidak berlaku untuk lembaga-lembaga yang menjalankan layanan darurat seperti kepolisian, pemadam kebakaran, serta kantor-kantor pemerintah yang memberikan layanan publik garda terdepan.

“Semua lembaga dengan ini diarahkan untuk merumuskan pedoman internal masing-masing guna memastikan pemantauan dan dokumentasi yang sesuai, termasuk verifikasi kehadiran, dan standar kinerja, serta mekanisme pemantauan, sesuai dengan undang-undang, peraturan, dan ketentuan Komisi Pelayanan Sipil yang berlaku,” bunyi  Surat Edaran Memorandum No 114 yang dikeluarkan pemerintah, dikutip Sabtu (7/3/2026).

Selain itu, Marcos juga melarang perjalanan dinas dan aktivitas pemerintah yang tidak perlu.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
Internasional
1 jam lalu

Iran Ancam Negara Eropa jika Ikutan AS-Israel Serang Negaranya: Target yang Sah!

Internasional
16 jam lalu

Hari Ke-7 Perang Memanas, AS–Israel Ngamuk Bombardir Teheran dan Kerahkan Bom Penembus Bunker

Nasional
16 jam lalu

Kemlu Ungkap Ada 329 WNI di Iran, Mayoritas Pelajar di Qom

Nasional
18 jam lalu

Kemlu Pastikan Tak Ada WNI Korban Perang AS-Israel Vs Iran, Hanya Terdampak Penerbangan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal