Operasi melibatkan unsur Basarnas, TNI AL, Polri, BPBD, Potensi SAR, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, psikologi, Tagana, Baznas, Rumah Zakat, serta masyarakat dan relawan.
Kondisi cuaca di wilayah operasi diperkirakan cerah berawan hingga berawan. Angin bertiup dari arah tenggara hingga selatan dengan kecepatan 10-20 knot. Sementara tinggi gelombang diperkirakan mencapai 0,5-2,5 meter.
“Kami tetap mempertimbangkan faktor keselamatan dalam setiap pergerakan tim. Kondisi cuaca dan gelombang terus kami monitor, sementara pencarian dilakukan secara terkoordinasi dan maksimal di seluruh sektor yang telah ditentukan,” katanya.
Sebelumnya, rombongan jurnalis foto yang hendak meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau di Perairan Selat Sunda dilaporkan hilang kontak tak lama setelah bertolak pada Senin (7/9/2026) siang.
Speedboat tersebut mengangkut lima jurnalis dan tiga orang lainnya yang terdiri atas kapten kapal, anak buah kapal (ABK), serta pemandu.
Delapan orang yang masih dalam pencarian yakni: