Hasto Keberatan 3 Penyidik KPK Jadi Saksi di Sidang: Kepentingan Politik Sangat Kuat

iNews TV
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. (Foto: iNews)

JAKARTA, iNews.id - Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto keberatan tiga penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dihadirkan menjadi saksi dalam sidang yang menjeratnya sebagai terdakwa. Dia menilai hal ini menunjukkan kuatnya kepentingan politik dalam kasus tersebut.

"Ini hari yang saya tunggu-tunggu, karena sejak awal agenda politik, kepentingan politik terhadap kasus ini kan sangat kuat," kata Hasto di sela skors sidang di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Jumat (9/5/2025).

Dia mengatakan, kehadiran penyidik KPK sebagai saksi merupakan pertama kalinya dalam sejarah.

"Sampai penyidik KPK turun tangan secara langsung menjadi saksi padahal tidak mengalami secara langsung, tidak melihat secara langsung, dan tidak mendengar secara langsung, sehingga yang disampaikan adalah suatu asumsi dan pendapat," kata dia.

Diketahui, salah satu penyidik KPK yang dihadirkan sebagai saksi yakni Rossa Purbo Bekti. Dalam kesaksiannya, dia menyebut Hasto menalangi uang suap Harun Masiku terkait PAW anggota DPR senilai Rp400 juta.

Semula, kata dia, mantan komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan meminta Rp900 juta untuk memuluskan Harun Masiku menjadi anggota DPR lewat mekanisme PAW. Namun, Harun tidak memiliki uang sebanyak itu.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
Buletin
4 jam lalu

Mojtaba Khamenei Dirawat di Rusia, Putin Diduga Turun Tangan

Buletin
6 jam lalu

Demi Hemat Mudik Lebaran, Ibu Ini Motoran 24 Jam Bawa 2 Anak Pulang Kampung

Nasional
8 jam lalu

Geledah Kantor Bupati Cilacap, KPK Sita Ponsel Berisi Pesan Pengumpulan Uang Pemerasan THR

Buletin
13 jam lalu

Ketegangan Memuncak! Iran Tutup Selat Hormuz, Kapal Perang AS Mendekat

Nasional
14 jam lalu

KPK Sita Uang Rp1 Miliar dari Rumah Kadis PUPR Rejang Lebong terkait Suap Proyek

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal