JAKARTA, iNews.id – Tokoh pergerakan masyarakat asal Pati, Supriono alias Botok, bersama jajaran massa Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) menjadi sorotan publik usai mendadak menarik diri dan meninggalkan kawasan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta.
Langkah penarikan massa tersebut dilakukan untuk mencegah massa dari Pati terlibat dalam situasi yang tidak kondusif serta menghindari potensi benturan yang lebih buruk. Botok menegaskan pihaknya tidak menginginkan massa AMPB terprovokasi atau terlibat bentrok dengan kelompok lain yang dinilainya sebagai massa bayaran.
Sebelumnya, massa AMPB menggelar aksi penyampaian aspirasi di depan Kompleks Parlemen. Salah satu tuntutan utama yang disuarakan adalah mendesak DPR RI bersama Pemerintah untuk mempercepat proses pembahasan hingga pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset.
Usai perwakilan AMPB diterima masuk ke kompleks parlemen dan beraudiensi langsung dengan pimpinan DPR RI, massa AMPB akhirnya membubarkan diri secara tertib.
Melalui pernyataan tertulis dan unggahan media sosialnya, Botok juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para pengemudi ojek online (ojol), warga Jabodetabek, serta seluruh masyarakat Indonesia yang turut mengawal dan memberikan dukungan terhadap pergerakan AMPB.