Selain itu, eskalasi terbaru memperlihatkan serangan di wilayah Lebanon saat Israel menindak serangan proyektil dari kelompok yang didukung Iran, seperti Hizbullah. Langkah ini memperluas front konflik dan meningkatkan risiko keterlibatan milisi lokal dengan dukungan Teheran.
Pihak Iran juga mempersenjatai rudal hipersonik generasi terbaru, seperti Fattah-2, sesuai dengan video yang dirilis media pemerintah sebagai bagian dari respons terhadap serangan AS dan Israel. Teknologi rudal ini diklaim memiliki kecepatan sangat tinggi dan kemampuan manuver yang sulit diantisipasi sistem pertahanan lawan.
Perang antara Iran dan Israel kini sudah menjadi konflik besar yang melibatkan beberapa kekuatan global dan menimbulkan dampak kemanusiaan signifikan. Langkah berikutnya dari kedua belah pihak dan respons komunitas internasional akan menjadi penentu arah lanjutan perang ini.