Konflik AS-Iran Mereda, Pengamat: Bisa Jadi Hanya Jeda Sebelum Perang Besar

iNews TV
Pengamat menilai jeda serangan AS-Iran belum menandakan damai. Konflik dinilai masih berpotensi memanas, bergantung hasil diplomasi dan langkah Trump. Foto iNews TV

JAKARTA, iNews.id – Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran mendadak mereda setelah kedua negara menghentikan aksi saling serang selama hampir dua pekan terakhir. Namun, di balik jeda tersebut muncul pertanyaan besar, apakah ini benar-benar awal menuju perdamaian atau sekadar strategi untuk menyiapkan eskalasi yang lebih besar?

Pengamat Timur Tengah Hasibullah Satrawi menilai masih terlalu dini menyimpulkan bahwa konflik telah berakhir. Menurutnya, berbagai skenario masih terbuka, mulai dari deeskalasi hingga perang yang lebih luas.

"Saya rasa masih terbuka berbagai macam skenario, apakah ini menuju eskalasi yang lebih besar atau justru menurunkan tensi konflik. Yang terjadi sekarang merupakan bagian dari apa yang saya sebut sebagai 'anak tangga perang'," kata Hasibullah.

Ia menilai penghentian serangan bukan terjadi secara tiba-tiba, melainkan merupakan bagian dari strategi politik dan militer kedua belah pihak untuk mengamankan kepentingan masing-masing sekaligus menghindari kerugian yang lebih besar.

Menurut Hasibullah, salah satu faktor yang mendorong jeda serangan adalah upaya diplomasi yang dimediasi Oman terkait normalisasi pelayaran di Selat Hormuz, jalur vital perdagangan energi dunia.

Editor : Suriya Mohamad Said
Artikel Terkait
3 hari lalu

Konflik AS-Iran Makin Memanas, Harga Minyak Dunia Kembali Tembus 100 Dolar AS per Barel

4 hari lalu

Perang AS-Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Berpotensi Tembus 100 Dolar AS per Barel

2 hari lalu

Iran Ngadu ke Rusia: AS Ingkar Janji dan Jahat!

2 hari lalu

Trump Ingin Ngerem Perang Iran Jelang Pemilu Paruh Waktu AS

3 hari lalu

Trump Peringatkan China-Rusia Tak Kirim Senjata ke Iran: Mereka Akan Bernasib Buruk!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal