Ketegangan AS-Iran Memuncak, Teheran Tolak Berunding di Tengah Saling Serang

Anton Suhartono
konflik antara Amerika Serikat dan Iran justru kian membara dalam beberapa hari terakhir akibat kedua belah pihak yang saling memperluas jangkauan target mereka.

TEHERAN, iNews.id - Bukannya mereda, konflik perang antara Amerika Serikat dan Iran justru kian membara dalam beberapa hari terakhir akibat kedua belah pihak yang saling memperluas jangkauan target mereka.

Pada Selasa lalu, Trump menegaskan bahwa militer AS akan terus mengintensifkan serangan dalam beberapa hari ke depan. AS bahkan mengancam akan menyasar infrastruktur penting seperti pembangkit listrik dan jembatan pada pekan depan, kecuali Iran bersedia kembali ke meja perundingan. Ancaman ini menyusul aksi Iran yang sebelumnya sempat menggempur markas jet tempur F-18 AS di pangkalan udara Yordania.

Namun, tawaran diplomasi tersebut ditepis oleh Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baghaei. Ia menyatakan bahwa Teheran sama sekali tidak memiliki rencana untuk bernegosiasi dengan AS saat ini dan memilih untuk fokus pada pertahanan. Terlebih lagi, Iran baru-baru ini dilaporkan berhasil merontokkan drone mata-mata AS menggunakan rudal pertahanan terbaru mereka.

Sementara itu, dampak kemanusiaan terus membayar mahal konflik ini. Kementerian Kesehatan Iran melaporkan bahwa rentetan serangan AS selama sepekan terakhir telah menewaskan sedikitnya 35 orang dan melukai lebih dari 300 warga lainnya.

Editor : Vitrianda Hilba Siregar
Artikel Terkait
19 jam lalu

Bunuh Tentara AS, Militer Iran Janjikan Serangan Lebih Dahsyat

24 jam lalu

AS Serang Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Iran, Teheran: Tindakan Biadab!

2 hari lalu

Balas Serangan, Iran Gempur Pangkalan AS dan Klaim Hancurkan Pusat AI Serta Depot Drone

2 hari lalu

Brutal! Serangan Iran ke Pangkalan Yordania Tewaskan 2 Tentara AS, 1 Personel Hilang

2 hari lalu

Perang AS-Iran Makin Membara, AS Desak Warganya Tak Kunjungi Timur Tengah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal