KPK Analisis LHKPN Pejabat PU Dedy Mandarsyah Buntut Kasus Penganiayaan Dokter Koas

iNews TV
KPK menganalisis LHKPN Kepala BPJN Kalbar, Dedy Mandarsyah. Dedy merupakan ayah dari Lady Aullia Pramesti, terduga pemicu penganiayaan dokter koas di Palembang. (Foto: iNews)

JAKARTA, iNews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menganalisis Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) milik Kepala Badan Pelaksanaan Jalan Nasional Kalimantan Barat (BPJN Kalbar), Dedy Mandarsyah. Nama ayah dari mahasiswi Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Sriwijaya, Lady Aullia Pramesti itu mencuat ke publik imbas kasus penganiayaandokter koas di Palembang.

"Satu minggu (waktu analisis)," kata Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK, Pahala Nainggolan saat dihubungi wartawan, Minggu (15/12/2024). 

Lady diduga menjadi pemicu penganiayaan yang dilakukan Fadilla alias Datuk kepada dokter koas bernama Luthfi. Penganiayaan diduga akibat protes Lady tentang jadwal piket yang disusun Luthfi.

Sebelumnya, Fadilla alias Datuk (36), penganiaya Muhammad Luthfi, dokter koas Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Sriwijaya (Unsri) Palembang, Sumatera Selatan, ditetapkan sebagai tersangka. Penetapan itu disampaikan dalam konferensi pers di Polda Sumsel, Sabtu (14/12/2024).

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel Kombes Anwar Reksowidjojo mengatakan, Datuk terbukti memukul korban hingga menyebabkan luka dan trauma.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
12 hari lalu

Selain Ijazah, Roy Suryo Kuliti Skripsi Jokowi yang Dinilai Banyak Kejanggalan

12 hari lalu

Yakup Hasibuan Sindir Roy Suryo Tak Pernah Teliti Ijazah Asli Jokowi, Hanya Fotokopi

13 hari lalu

Kubu Gus Alex Minta Jokowi Dihadirkan di Sidang: Dia Paling Tahu soal Kuota Haji Tambahan

13 hari lalu

KPK Panggil 6 Kepala Sekolah Negeri terkait Kasus Pemerasan Bupati Pemalang

13 hari lalu

Dalami Kasus Suap di Kabupaten Bekasi, KPK Panggil Anggota Polri

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal