Menkeu Purbaya Tegas Tolak Pembayaran Utang Kereta Cepat dari APBN

iNews
Menkeu Purbaya Yudi Sadewa menegaskan, pemerintah tidak akan menggunakan APBN untuk membayar utang proyek KCJB kerja sama Indonesia dan China. (Foto: iNews).

JAKARTA, iNews.id - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudi Sadewa menegaskan, pemerintah tidak akan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk membayar utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) yang merupakan kerja sama antara Indonesia dan China. Proyek tersebut dinilai bukan tanggung jawab pemerintah.

Proyek itu urusan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang berada di bawah pengelolaan Super Holding Danantara. “Saya belum dihubungi untuk masalah itu. Kalau ini kan urusan di bawah dan antara, mereka sudah punya manajemen dan dividen sendiri yang rata-rata setahun bisa mencapai Rp80 triliun. Harusnya mereka bisa mengelola dari situ, jangan ke kita lagi,” ujar Purbaya dalam pernyataannya.

Sementara itu, Menteri Sekretaris Negara Prasetio Hadi mengungkapkan bahwa pemerintah tengah mencari skema alternatif untuk menyelesaikan beban utang KCJB. 

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
Shorts
3 bulan lalu

Istana Minta Menkeu Purbaya Carikan Solusi Bayar Utang Kereta Cepat Usai Tolak Pakai APBN

Nasional
3 bulan lalu

Purbaya Kena Protes gegara Sidak Bank BUMN: Saya Pengawas Danantara

Nasional
2 hari lalu

Purbaya Ancam Pegawai Pajak Nakal: Dikocok Ulang, Kami Taruh di Tempat Terpencil

Nasional
3 hari lalu

Prabowo Tambah Dana Riset Jadi Rp12 Triliun per Tahun, Fokus Swasembada Pangan-Energi

Internasional
3 hari lalu

Cerita Kengerian Crane Timpa Kereta di Thailand Tewaskan 32 Orang, Penumpang Terlempar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal