Nasib Warga Cari Gas Elpiji 3 Kg, Sudah Lelah Mengantre Tak Kebagian Berujung Ribut

Aimarani
Keributan warga dan pemilik pangkalan akibat antrean serta kurangnya stok elpiji 3 kg di Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Banten, Senin (3/2/2025). (Foto: iNews/Aimarani)

Keributan antara IRT dengan pemilik pangkalan ini sempat membuat kegaduhan. Namun perlahan mereda setelah warga diberikan penjelasan pasokan dibatasi Pertamina.

Dari kejadian ini yang berulang dalam beberapa hari terakhir, warga meminta pemerintah membatalkan kebijakan melarang penjualan di tingkat pengecer. Sebab kebijakan ini menyulitkan masyarakat.

Meski harga di pangkalan lebih murah, Rp19.000 di tingkat pangkalan dibandingkan harga eceran Rp24.000 di warung, kelangkaan ini membuat warga kerepotan.

Selain warga, pemilik pangkalan juga mengaku kerepotan dengan kebijakan larangan penjualan gas 3 kg di tingkat pengecer atau warung kelontong. Pasokan harian hanya 100 tabung dinilai tidak sesuai dengan permintaan masyarakat hingga akhirnya membuat keributan dan antrean panjang.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
6 hari lalu

Kasus Pembubaran Ibadah Gereja GKPI di Tangerang Berakhir Damai, Polisi: Situasi Aman dan Kondusif

7 hari lalu

Geruduk Ibadah Gereja di Tangerang, Pria Bersajam Minta Maaf dan Ngaku Menyesal

9 hari lalu

Kapolri Dorong Tjimande dan Debus Banten Jadi Kekuatan Budaya, Bisa Hasilkan Devisa

11 hari lalu

Hari Kesembilan Pencarian Jurnalis iNews dan 7 Orang Hilang, Tim SAR Sisir 8 Sektor 

12 hari lalu

Islah Bahrawi Duga Video Budi Arie Sengaja Dibocorkan: Jokowi Mungkin Kecewa dengan Prabowo

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal