Sandra Dewi Menahan Tangis Curhat soal Kondisi Babel: Mencekam, Banyak Warga Kehilangan Mata Pencarian

iNews TV
Sandra Dewi menyebut kondisi Babel saat ini mencekam dan banyak masyarakat kehilangan mata pencarian karena kasus dugaan korupsi PT Timah. (iNews TV)

Kolong Timah sudah Ada sejak Lama

Sandra Dewi juga mengomentari terkait potensi kerugian alam yang disebutkan dalam kasus ini mencapai triliunan rupiah. Sebagai putri Bangka Belitung, dia menyebut kolong-kolong timah di sana sudah ada lama sekali, sejak zaman nenek moyangnya ratusan tahun lalu. Karena itu, dia merasa tidak adil jika kerugian alam yang terjadi di sana dikaitkan dengan perusahaan suaminya.

"Saya waktu datang ke Jakarta sudah ada kolong-kolong bekas timah ini. Apakah adil disalahkan kepada kerja sama yang hanya satu setengah tahun antara swasta dan juga PT Timah," kata Sandra Dewi. 

Dia berharap, pemerintah memberikan solusi terhadap kondisi masyarakat Babel yang saat ini kehilangan mata pencahariannya karena kasus dugaan korupsi yang menyeret suaminya. Kasus ini tidak hanya menjadi masalahnya dan keluarga, tetapi masyarakat Babel.

"Jadi hari ini saya hanya menyampaikan apa yang saudara saya sampaikan di Bangka Belitung. Semoga ada peraturan yang sesuai dengan kondisi untuk masyarakat Bangka Belitung karena ini bukan hanya masalah saya, tapi masalah di Bangka Belitung."

Dia menyebutkan, pihak swasta yang mengelola timah di Babel sangat membantu perekonomian masyarakat setempat dan memberikan lapangan pekerjaan.  

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
14 jam lalu

Ade Armando Kritik Sayembara Ijazah Gibran: Upaya Hajar Keluarga Jokowi demi 2029

15 jam lalu

Pakar Sebut Gibran Telah Buktikan Pendidikan Setara SMA: Diakui di Indonesia

16 jam lalu

Nomor WA Sayembara Ijazah Gibran Diduga Diambil Alih, Roy Suryo Bongkar Penyebabnya

16 hari lalu

MA Koreksi Kerugian Negara akibat Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

27 hari lalu

Roy Suryo Tantang Rektor UGM Pegang Ijazah Bareng Jokowi saat Sidang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal