Setelah Hujan Rudal, Presiden Iran Minta Maaf dan Peringatkan Musuh

iNews TV
Presiden Iran Masoud Pezeshkian meminta maaf atas serangan ke negara tetangga dan menyatakan Iran akan menahan diri kecuali ada serangan terhadap wilayahnya. (Foto: iNews TV)

Ketegangan kawasan meningkat setelah Iran meluncurkan serangan rudal dan drone ke Israel serta sejumlah negara Arab yang menjadi lokasi aset militer Amerika Serikat. Serangan itu menyebabkan korban jiwa dan kerusakan infrastruktur, termasuk pelabuhan dan bangunan tempat tinggal.

Pemerintah Iran menyatakan serangan tersebut merupakan respons terhadap operasi militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran. Serangan sebelumnya dilaporkan menewaskan ratusan orang, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei dan sejumlah pejabat militer tinggi.

Kecaman Keras GCC dan Uni Eropa

Serangan Iran juga memicu kecaman keras dari negara-negara Arab yang tergabung dalam Dewan Kerja Sama Teluk (GCC) serta Uni Eropa. Para Menteri Luar Negeri dari kedua pihak menilai serangan Iran mengancam stabilitas kawasan.

Pernyataan bersama itu disampaikan dalam Pertemuan Tingkat Menteri antara GCC dan Uni Eropa terkait serangan Iran terhadap negara-negara anggota GCC pada Kamis (5/3/2026).

Dalam pernyataan resmi, para menteri menegaskan pentingnya kemitraan strategis antara GCC dan Uni Eropa yang berlandaskan Perjanjian Kerja Sama 1988 serta keputusan pada KTT GCC–Uni Eropa di Brussel pada Oktober 2024.

Editor : Reynaldi Hermawan
Artikel Terkait
57 tahun lalu

AS Mulai Tarik 5.000 Tentara dari Jerman, Imbas Ketegangan dengan NATO soal Iran

57 tahun lalu

AS Kendalikan Aset Iran Rp1.870 Triliun, Kalau Dicairkan Harus Dipakai Beli Pangan Produk Amerika

57 tahun lalu

Daftar Lengkap 14 Poin MoU Perjanjian Damai AS-Iran, Untungkan Siapa?

57 tahun lalu

Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran

57 tahun lalu

Bukan Hanya Trump, Presiden Iran Masoud Pezeshkian Juga Teken MoU Perjanjian Damai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal