JAKARTA, iNews.id - SMP Negeri 191 Jakarta menjadi salah satu sekolah yang masih menanti penerapan makan bergizi gratis. Pihak sekolah mengaku hanya sabar menanti giliran, mengingat mayoritas siswa berasal dari ekonomi menengah ke bawah
Adapun sebagian besar siswa di SMP ini berasal dari ekonomi menengah ke bawah. Merujuk pada data penerima Kartu Jakarta Pintar, sebesar 67 persen penerima dari jumlah siswa 845.
Pihak sekolah mengaku belum ada sosialisasi dari pihak terkait, termasuk mekanisme pembagian waktu makan, dikarenakan sekolah ini menerapkan dua sesi belajar yakni pada pukul 6.30 pagi hingga 12.00 siang dan pukul 12.00 siang hingga pukul 17.00 sore
Sejumlah siswa tampak antusias mendapatkan makan bergizi gratis karena bisa menghemat uang jajan.
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno mengungkapkan alasan belum semua pelajar mendapatkan program makan bergizi gratis.