Tidak Diberi Salep Obat Kencing Manis, Kades di Bangkalan Tega Aniaya Perawat Puskesmas

iNews TV
Seorang Kepala Desa (Kades) Manyar di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, diduga melakukan penganiayaan terhadap seorang perawat di puskesmas setempat. Foto: iNews TV

BANGKALAN, iNews.id — Aksi penganiayaan terhadap tenaga kesehatan kembali terjadi. Seorang Kepala Desa (Kades) Manyar di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, diduga melakukan penganiayaan terhadap seorang perawat di puskesmas setempat.

Insiden tersebut bermula ketika sang Kades mendatangi puskesmas untuk mengobati luka akibat penyakit kencing manis yang dideritanya. Setelah menjalani perawatan medis, pihak puskesmas memberikan sejumlah obat-obatan sesuai dengan prosedur penanganan.

Namun, terduga pelaku merasa tidak puas lantaran tidak mendapatkan salep yang diinginkannya dari petugas medis. Hal itu memicu emosi terduga pelaku hingga langsung melampiaskannya kepada perawat di lokasi.

Meski perawat lain telah berupaya meminta maaf dan memberikan penjelasan secara persuasif, terduga pelaku yang terlanjur emosi langsung menarik kerah baju korban dan melakukan tindakan kekerasan fisik hingga mengenai dada sebelah kiri perawat tersebut.

Korban yang tak terima atas perlakuan kasar dan tindakan penganiayaan tersebut langsung melaporkan peristiwa ini ke pihak kepolisian. Saat ini, kasus dugaan penganiayaan terhadap perawat puskesmas tersebut sedang dalam penanganan dan penyelidikan lebih lanjut oleh aparat Polsek setempat.

Editor : Vitrianda Hilba Siregar
Artikel Terkait
1 bulan lalu

Mendagri Tito Pertimbangkan Perpanjangan Masa Jabatan Kades: Lagi Kita Pelajari Positif-Negatifnya

1 bulan lalu

Mendagri Tito Buka Suara soal Heboh Usulan Perpanjangan Masa Jabatan Kepala Desa

2 bulan lalu

Para Kepala Desa Nyatakan Dukung Pemerintah di Depan Pimpinan DPR: Kami Tak Mau Meludah ke Atas

2 bulan lalu

Asosiasi Kades Minta Aturan Pilkades Dicabut-Tambah Masa Jabatan, Ini Respons DPR

2 bulan lalu

36.000 Kepala Desa Minta Pilkades Ditunda, Soroti Efisiensi Anggaran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal