Viral Penjual Lontong Kena Pajak, Ini Kata Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Pati

iNews TV
Media sosial dihebohkan dengan unggahan video seorang ibu pedagang lontong sayur di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, yang kaget karena mendadak ditagih biaya yang diklaim sebagai "pajak PU" sebesar Rp840.000. Foto: iNews TV

PATI, iNews.id — Media sosial dihebohkan dengan unggahan video seorang ibu pedagang lontong sayur di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, yang kaget karena mendadak ditagih biaya yang diklaim sebagai "pajak PU" sebesar Rp840.000.

Dalam video yang beredar luas, pemilik warung bernama Maryati, warga Desa Kebolampang, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati, memperlihatkan selembar kuitansi pembayaran. Perekam video menyebut Maryati merasa terbebani dan ketakutan karena jika tidak dibayar, bangunan warung sederhana tempatnya mengais rezeki diancam akan dibongkar.

Menanggapi narasi yang terlanjur viral di tengah masyarakat tersebut, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati langsung memberikan klarifikasi resmi.

Pihak DPUTR Pati menegaskan bahwa tagihan sebesar Rp840.000 tersebut bukanlah pajak usaha warung atau UMKM, melainkan biaya retribusi resmi atas izin pemanfaatan aset tanah/lahan milik Pemerintah Daerah.

Berdasarkan penelusuran DPUTR, warung lontong sayur milik Maryati berdiri di atas lahan lambiran sungai/saluran irigasi Cabean yang merupakan aset Pemkab Pati. Selama ini, bangunan warung beserta area parkirnya menempati lahan seluas 28 meter persegi.

Editor : Vitrianda Hilba Siregar
Artikel Terkait
5 hari lalu

Pedagang Online Mulai Dipungut Pajak 1 Oktober 2026, DJP: No Drama

14 hari lalu

KPK Perpanjang Masa Penahanan Eks Kakanwil Ditjen Pajak Haniv, Tersangka Kasus Gratifikasi

1 bulan lalu

Tanggapi Lonjakan Utang Pemerintah Tembus Rp10.293 Triliun, Menkeu Purbaya Buka Suara

1 bulan lalu

KPK Geledah Rumah Pemeriksa Pajak di Malang, Sita Emas 1,3 Kg dan Uang Rp100 Juta

1 bulan lalu

Kejagung Ungkap Toba Pulp Lestari Diduga Manipulasi Ekspor, Akal-akalan Kurangi Pajak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal