Ngeri! Noorsy Beber Kedaulatan Negara Digadaikan Ke Asing di Kasus Whoosh dan PLTS 

iNews TV
Ngeri! Noorsy Beber Kedaulatan Negara Digadaikan Ke Asing di Kasus Whoosh dan PLTS 

“Nah begitu masuk ke dalam, menarik di sini ada tiga kata kuncinya begitu masuk dalam kajian saya, maka sesungguhnya China, pemerintah China itu sudah melakukan invasi modal, invasi teknologi, invasi material, karena semuanya dari China, yang paling menarik invasi tenaga kerja. Ini pada kasus Whoosh,” kata dia.

“Makanya tadi bergeser nih FS (Feasibility Study) ke China, oke disetujui. Maka pada saat disetujui, itu ada invasi, ada invasi modal, ada invasi teknologi, ada invasi material dan yang menarik paling menarik invasi tenaga kerja,” imbuhnya.

Ia menegaskan bahwa kondisi tersebut memunculkan pertanyaan mendasar mengenai pihak yang mendapatkan keuntungan terbesar dari proyek ini.

“Ketika terjadi invasi dari situ maka muncul pertanyaan kalau begitu sesungguhnya dibalik proyek pembuangan kereta api ini siapa yang sesungguhnya memperoleh benefit,” tutur dia.

“Saya enggak bicara dulu profit, saya enggak bicara dulu profit, siapa yang sesungguhnya memperoleh benefit atas proyek ini? Udah tahu kan China,” pungkasnya.

Editor : Komaruddin Bagja
Artikel Terkait
4 hari lalu

Whoosh Tebar Diskon Tiket 20 Persen hingga 23 September, Cek Syaratnya

4 hari lalu

Bahlil Targetkan Pembangunan PLTS 100 GW Dikerjakan Bertahap dalam 3 Tahun

5 hari lalu

Bahlil bakal Tawarkan 7 Proyek PLTS ke Swasta, Ini Daftar Lokasinya

5 hari lalu

Kelakar Bahlil di Bali: Presiden Ketum Gerindra, Menteri Ketum Golkar, PLTS di Kandang Merah

5 hari lalu

Bahlil Buka Opsi Danantara Garap Proyek PLTS 100 GW, Ini Syaratnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal