Pengusaha Nilai RI Lebih Butuh Satgas Investasi Dibanding PHK, Ini Alasannya 

Tim iNews.id
Dewan Pakar Apindo, Danang Girindrawardana (Foto: screenshot)

JAKARTA, iNews.id - Pengusaha buka suara terkait rencana pemerintah membentuk satgas Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Menurut Presiden Prabowo, pembentukan satgas ini demi mencegah perusahaan secara sewenang-wenang melakukan PHK kepada karyawannya.

Merespons hal itu, Dewan Pakar Apindo, Danang Girindrawardana menilai satgas PHK tidak lebih dibutuhkan dibandingkan satgas regulasi. Sebab, ia menjelaskan dunia usaha dan tenaga kerja lebih membutuhkan regulasi yang baik demi menjamin pekerjaan.

Hulu dari masalah regulasi kita tidak dibenahi sehingga investasi begitu sulit di Indonesia. Karena dunia usaha dan pekerja itu seperti satu koin dua sisi, tidak ada pekerja tanpa penguasa, tidak ada pengusaha tanpa pekerja juga, ucap dia dalam acara Interupsi, Kamis (1/5/2025).

Oleh karena itu, Danang menilai bahwa pembentukan satgas PHK hanya untuk menyenangkan sebagian orang. Padahal, yang dibutuhkan sebenarnya adalah perbaikan investasi.

“Sebenarnya bukan itu yang kita perlukan tetapi satgas investasi agar regulasi agar investasi berkembang lebih cepat sehingga kalangan buruh bisa lebih terjamin mendapatkan pekerjaan, dan walaupun terpaksa ter-PHK ada tempat lain yang bisa diabsorb bisa mengabsorb para pekerja itu,” tuturnya.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

16 Konfederasi Bentuk Koalisi Besar Perjuangan Buruh, Kawal Revisi UU Ketenagakerjaan

57 tahun lalu

PHK Massal Mengancam, Andi Gani Yakin Pemerintah Bisa Selamatkan Buruh

57 tahun lalu

Kritik Penangkapan Roy Suryo, Pengacara: Seperti Penculikan Jenderal di Film G30S/PKI

57 tahun lalu

Jokowi bakal Hadir di Sidang Roy Suryo dan Tifa, Kuasa Hukum Yakin Bisa Jawab Semua Tuduhan

57 tahun lalu

DPR bakal Panggil Satgas Mitigasi PHK Pekan Ini, Bahas Dampak Global ke Pekerja

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal