"Buatku pertanyaan film ini bukan hanya siapa yang berada di balik suara itu. Pertanyaannya adalah mengapa kita begitu cepat mempercayai suara yang paling sesuai dengan luka dan ketakutan kita," tambah Ilya.
Permainan suara dan persepsi dalam Hasut juga mengangkat persoalan yang relevan dengan kehidupan masyarakat saat ini. Setiap hari, orang menerima beragam informasi dalam bentuk potongan video, rekaman suara, pesan berantai, hingga cerita sepihak yang belum tentu disertai konteks lengkap.
Dalam situasi seperti itu, informasi yang tidak utuh dapat memicu kesalahpahaman. Seseorang bisa mengisi bagian yang tidak diketahui dengan prasangka atau pengalaman pribadi, lalu memperlakukan kesimpulannya seolah-olah merupakan fakta.
Gagasan tersebut menjadi salah satu lapisan menarik dalam Hasut. Penonton tidak hanya diajak mencari tahu sumber teror, tetapi juga mempertanyakan alasan mereka begitu mudah mempercayai suatu informasi.
Terungkapnya fakta bahwa Rere tidak pernah kerasukan pun belum serta-merta menjawab seluruh misteri. Pertanyaan tentang asal suara yang terdengar dan bagaimana para karakter menafsirkannya tetap menjadi bagian penting dari pengalaman menonton film ini.
Dibintangi Karina Salim, Rachel Amanda, Marthino Lio, dan Kevin Ardilova, Hasut merupakan film produksi TUTA Films yang memadukan horor, misteri, dan permainan psikologis.
Film dengan klasifikasi usia 17+ ini masih tayang di bioskop. Penonton dapat memeriksa jadwal terbaru melalui jaringan bioskop atau akun resmi @filmhasut karena jadwal penayangan dapat berubah.