"Film pertama kali pakai dialek, Minang lagi. Jadi, ya ada kesulitan," ujarnya.
Novel Ranah 3 Warna sendiri menceritakan tentang mimpi Alif yang ingin belajar teknologi di perguruan tinggi Bandung, lalu merantau sampai Amerika. Dengan penuh semangat, dia pulang ke Maninjau dan tak sabar ingin segera kuliah dan mencapai mimpinya.
Nah, jika di novel sebelumnya yakni Negeri 5 Menara ada mantra 'man jadda wajada', di Ranah 3 Warna ada lagi mantra kedua yang diajarkan di Pondok Madani, yakni 'man shabara zhafara'. Barang siapa yang bersabar, maka dia akan beruntung.