Dia menyebut pertumbuhan 10 juta pengguna dalam empat bulan tersebut berlangsung lebih cepat dibandingkan pengalaman sebelumnya dalam mengembangkan bisnis OTT dengan konten berdurasi panjang atau long-form.
Untuk mempertahankan pertumbuhan pengguna, V+ Short menargetkan produksi sedikitnya 60 judul baru setiap bulan. Dari jumlah tersebut, sekitar 50 persen diproduksi secara internal atau in-house, sedangkan 50 persen lainnya berasal dari konten berlisensi pihak ketiga.
Ke depan, kapasitas produksi akan terus ditingkatkan, termasuk melalui pemanfaatan teknologi AI.