Meski memiliki pengalaman di genre horor, Daniel tetap memadukannya dengan arahan Billy sebagai sutradara. Dia menyebut proses diskusi keduanya membantu menemukan karakter Pote yang sesuai dengan kebutuhan cerita.
“Mas Billy sendiri sebagai sutradara itu dia sangat-sangat komunikatif, dia pengin aku jadi Pote itu kayak gimana sih. Jadi apa yang aku bawa ke sini dan apa yang Mas Billy mau itu gampang ketemunya,” kata Daniel.
Bagi Daniel, proses makeup yang memakan waktu hingga empat jam menjadi bagian dari persiapan untuk menghadirkan POTE secara utuh. Tidak hanya kuat secara visual dan menyeramkan, karakter tersebut juga harus memiliki identitas yang kuat ketika tampil dalam cerita.