Kisah Cinta Tante Sonya Penuh Drama, Angkat Stigma Perempuan di Usia Matang  

Mei Sada Sirait
Tante Sonya hadirkan drama perempuan usia matang. (Foto: Istimewa)

"Cerita cinta perempuan usia 40-an masih jarang diceritakan dari sudut pandang perempuannya sendiri. Pembahasannya sering langsung tertuju pada status pernikahan atau usia pasangan," kata Country Head WeTV Indonesia, Febriamy Hutapea.

Dalam Tante Sonya, hubungan Sonya dan Ben kemudian berkembang bukan hanya sebagai kisah tentang perbedaan usia. Keduanya juga harus membangun rasa percaya di tengah luka masa lalu dan keraguan yang dimiliki Sonya.

Ben perlu menunjukkan bahwa perasaannya bukan sekadar kekaguman sesaat. Sementara Sonya harus menghadapi ketakutannya sendiri setelah pernah dikhianati oleh orang yang hendak dinikahinya.

Kisah tersebut sekaligus membawa pesan bahwa cinta tidak harus hadir mengikuti jadwal yang ditentukan masyarakat. Perempuan yang memasuki usia matang tetap memiliki ruang untuk menemukan pasangan, jatuh cinta, maupun memulai kembali sebuah hubungan.

Pada akhirnya, persoalan terpenting bukan berapa usia seseorang ketika jatuh cinta atau seberapa jauh perbedaan usia dengan pasangannya, melainkan kesiapan untuk menjalani hubungan tersebut dengan kesadaran dan pilihan sendiri.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
7 jam lalu

Debut Akting di Film Garapan Tumpal Tampubolon, Azka Corbuzier: Luar Biasa!

1 hari lalu

Viral Azka Corbuzier Debut Akting di Film Home, Almost, Tayang Perdana di New York!

3 hari lalu

Bangga! Film Para Perasuk Borong 3 Penghargaan AACA 2026, Bawa Nama Indonesia ke Asia

2 hari lalu

35 Link Selain Rebahin dan Lk21 untuk Film Terbaru, Ada Apa Saja?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal