Lakukan Perubahan Besar, Clarissa Tanoesoedibjo Ungkap Tiga Pilar Utama Vision+ 

Muhamad Fadli Ramadan
Clarissa Tanoesoedibjo ungkap tiga pilar utama Vision+.(foto: MPI)

- Workflow & system management made efficient: pekerjaan menjadi efektif karena tidak banyak proses yang perlu dilakukan, cukup sesimpel drag and drop.

- Error detection system: dapat mendeteksi jiika ada kesalahan sejak dini, bahkan sebelum diberikan kepada pelanggan.

- ⁠Rule-based automatic curation system: bisa mengkurasi konten dan tampilan berdasarkan customization yang sudah ditetapkan di awal.

- Auto content segmentation & bulk queing: bisa mengupload banyak konten dalam 1 waktu dan diatur dengan baik sesuai dengan segmen masing-masing.

- Design unique interfaces for each segment: setiap segmentasi platform, bisa memiliki tampilan yang dinamis dan unik, berbeda dari platform yang lainnya.

“Jadi kita mengalih ke depan, ke arah yang lebih positif untuk Vision+. Perubahan-perubahan ini bisa kita lihat. Nanti akan lebih jelasnya pada tanggal 29 Januari saat kita launching,” ujar Clarissa.

Editor : Elvira Anna
Artikel Terkait
Film
8 jam lalu

Suami Diam-Diam Nikah, Istri Siri Jadi Dalang Hancurnya Pernikahan di Microdrama Terbaru VISION+

Film
10 jam lalu

Microdrama+, Program Terbaru RCTI Menemani Malam Kamu yang Lagi Insomnia

Film
6 jam lalu

Apa Itu Microdrama? Mengenal Drama Singkat yang Jadi Andalan VISION+

Film
12 jam lalu

CEO Jatuh Cinta Sama OB, Nonton Kisahnya Microdrama Terbaru CEO Bucin di VISION+ 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal