Ajang ini diawali dari proses audisi di tiga kota, yakni Tangerang, Depok, dan Bogor, dengan total 50 sekolah peserta. Dari proses penyisihan yang ketat, tersaring empat sekolah terbaik yang seluruhnya berasal dari Kota Depok untuk bertanding di babak grand final.
Keempat sekolah tersebut adalah SD Putra Bangsa Depok, SDIT Al-Hamidiyah Depok, SD Islam Al Azhar 46 Depok, dan SD Islam Al Fauzien Depok.
Selain menjadi wadah edukatif, Liga Bintang Juara juga dirancang untuk memotivasi para siswa sekolah dasar agar terbiasa berkompetisi secara sehat serta membangkitkan kembali semangat belajar mereka.
“Kami ingin membangkitkan motivasi untuk anak-anak sekolah khususnya sekolah dasar untuk bagaimana berkompetisi secara sehat, bagaimana kemudian kita membangkitkan keinginan dan kemauan untuk belajar kembali, mengenal dunia pendidikan lebih dalam dan juga tentunya sebagai salah satu media untuk kami juga peduli terhadap perkembangan pendidikan di Indonesia,” pungkas dia.
Pada babak grand final, para peserta harus melewati lima tahap tantangan dengan tingkat kesulitan berjenjang, yakni Babak Kumpul Poin, Babak Cepat Tepat, Babak Eksplorasi, Babak Eksperimen, dan Babak Bintang Juara sebagai babak terkahir.