Sementara Adi Sudirja dipercaya memerankan salah satu karakter dalam serial tersebut. Dia mengaku mendapat tantangan baru karena harus menggunakan dialek kasual khas Jakarta dengan gaya bahasa “lo-gue”.
Adi mengatakan pengalaman tersebut cukup menggelitik. Meski sudah tiga tahun menetap di Jakarta, dia mengaku belum terbiasa menggunakan bahasa “lo-gue”.
“Ini kesempatan main saya menggunakan bahasa Jakarta. Lumayan keselek Monas juga ternyata pakai lo-gua kan. Udah 3 tahun di Jakarta tapi enggak bisa ngomong pakai lo-gua, dan di series ini pakai lo-gua,” ujar Adi.
Selain persoalan dialek, Adi juga harus membangun chemistry dengan para pemain lain, termasuk Dinda Mahira yang berperan sebagai adiknya. Untuk membangun kedekatan sebagai kakak-adik, keduanya bahkan melakukan aktivitas yang cukup unik.
“Ini tantangan, seru sekali kita kerjanya luar biasa, kita bonding-nya seru. Apa lagi ketemu lagi sama Bang Oki luar biasa, Bastian, Adik Dinda. Nah ini sama Adik Dinda kita saking mau mendekat sebagai abang-adik, kita sampai baca palm reading, baca garis tangan, jadi kayak gitulah, seru,” kata Adi.