JAKARTA, iNews.id - Kesuksesan serial terkadang menghadirkan tantangan tersendiri bagi kelanjutannya. Hal itu pula yang kini dihadapi VISION+ saat mempersiapkan original series Pay Later 2. Setelah musim pertamanya mencatat sejumlah pencapaian, standar untuk musim terbaru pun semakin tinggi.
Deputy CEO VISION+ sekaligus CEO V+Short, Clarissa Tanoesoedibjo, mengungkapkan Pay Later season 1 mendapat respons positif sejak didistribusikan ke sejumlah platform OTT. Bahkan, serial tersebut berhasil menduduki posisi nomor satu di berbagai platform selama beberapa bulan berturut-turut.
Capaian itu menjadi salah satu alasan VISION+ kembali menghadirkan kisah Pay Later melalui musim kedua. Menurut Clarissa, respons penonton terhadap musim pertama menjadi bukti bahwa cerita yang diangkat mampu menarik perhatian audiens.
"Terus terang, yang season 1 sangat sukses. Kami sudah distribusi ke beberapa platform dan feedback-nya dari audiens sangat-sangat baik, di mana season 1 itu meraih nomor satu di OTT, di berbagai macam OTT, berbulan-bulan secara konsekutif," ujar Clarissa saat konferensi pers Pay Later 2, Senin (2/11/2026).
Pencapaian Pay Later season 1 ternyata tidak hanya terlihat dari respons penonton. Serial tersebut juga mendapatkan penghargaan dari Google sebagai serial yang paling banyak dicari sepanjang 2024.